Ayo Bermain Judi Poker Online Silakan PiLih Dan KLik Salah Satu Banner Judi Poker Yang Ada di samping Blogger ini

Rabu, 12 April 2017

Faktor Wanita Melahirkan Anak Kembar


Bagi Seorang wanita hamil dan melahirkan anak adalah hal yang sewajarnya wanita dapatkan setelah menikah. akan tetapi tidak semua wanita melahirkan 1 anak dalam 1 kali kelahiran, Sering kali terjadi seorang wanita hamil dan melahirkan anak kembar di sebabkan beberapa faktor.



Beberapa Faktor-Faktor Terjadi Kelahiran Anak Kembar :

Faktor Pertama adalah  Genetik => jika dalam salah satu pihak pasangan keluarga mereka ada yang sudah memiliki bayi kembar, maka kemungkinan besar pasangan tersebut memiliki harapan melahirkan bayi kembar juga.karena hal tersebut terkait juga dengan garis keturunan untuk melahirkan bayi kembar, di  sebabkan pasangan tersebut dapat secara serentak menghasilkan dua ovum dalam satu masa saat proses hubungan suami istri terjadi.

Faktor Kedua adalah Umur => wanita yang berusia 35-40 tahun ke atas lebih besar memiliki potensi memiliki bayi kembar, karena di usia tersebut wanita lebih cenderung untuk menghasilkan lebih dari satu ovum semasa proses ovulasi saat berhubungan dengan pasangan nya.

Faktor Ke Tiga adalah Bilangan Anak => seorang wanita yang sudah banyak melahirkan beberapa anak sebelum nya, memiliki potensi untuk melahirkan bayi kembar karena sudah dapat mengontrol posisi dan penetralisir saat berhubungan sehingga dapat terjadi beberapa kali pembuahan di dalam sel telur wanita tersebut.

Faktor Ke Empat adalah Berat Dan Ketinggian => wanita dengan berat badan dan ketinggian memiliki harapan untuk melahirkan anak kembar. karena memiliki rahim yang dalam dan ruang yang besar, agar bisa menampung jutaan sperma yang di salurkan saat berhubungan dan perpaduan sel telur akan terjadi beberapa periode.

Faktor Ke Lima adalah Diet => sering memakan makanan yang mengandung kandungan estrogen yang tinggi mampu meningkatkan kesuburan dalam rahim wanita tersebut shingga kemungkinan melahirkan bayi kembar dapat terjadi.

Selasa, 11 April 2017

Kisah cinta petani miskin China dengan Wanita AS (Amerika Serikat)


Seorang wanita asal Amerika Serikat (AS) bernama Tiffany (35) bertemu dengan pria asal China Cai Xiaohua (44) kemudian mereka Saling Jatuh Cinta dan akhirnya sepakat untuk melangsungkan pernikahan mereka tanpa membedakan suku dan budaya mereka.

Kisah cinta perbedaan Suku dan Budaya tersebut menjadi heboh di dunia maya di karenakan kedua insan pasangan tersebut tulus dan saling menerima perbedaan tersebut hingga menikah dan menjadi 1 keluarga baru.


Kisah Cinta Pasangan beda Suku dan Budaya tersebut berawal dari Pertemuan kedua nya saat Bekerja di kota Guangzhou. Saat itu Tiffany merupakan lulusan dari sebuah universitas di New Jersey bekerja sebagai guru bahasa Inggris di sebuah sekolah internasional di Guangzhou. Sementara Cai berprofesi sebagai penjaga keamanan sekolah di Guangzhou. Karena mereka bekerja di Lingkungan sekolah  yang sama tetapi berbeda profesi jabatan Di mata Tiffany, sosok Cai ramah dan selalu memiliki senyum hangat. Tiffany tidak melihat Cai dari Jabatan pekerjaan ataupun materi,tetapi dari kelakuan Prilaku yang baik dan ramahnya Cai.

Tiffany adalah Seorang Wanita LuLusan Perguruan tinggi di Amerika Serikat. Setelah LuLus dari unversitas Amerika Tiffany tertarik untuk datang ke China dan bekerja sebagai guru bahasa inggris di sebuah sekolah kota Guangzhou. Sedangkan Cai sendiri adalah Sosok Pria yang hidup miskin bersama keluarga nya di pedesaan Provinsi Henan, Semenjak Ibu Cai Meninggal dunia Cai  pada saat berusia 10 tahun sudah membantu ayah nya bertani di sawah yang di sewa ayah nya. Hingga pada akhir nya Cai tumbuh dewasa dan sempat bekerja di beberapa tempat tetapi tidak bisa merubah kehidupan oleh karena itu Cai pergi ke kota Guangzhou untuk bekerja di sana. lalu bertemu Tiffany sebagai guru dan Cai berprofesi sebagai penjaga Sekolah. Di sanalah awal cinta kedua insan itu di mulai hingga menikah.

Tiffany berusaha mengenali Cai melalui percakapan pendek ketika keduanya bertemu di sekitar sekolah. Cai sama sekali tak bisa bahasa Inggris tapi Tiffany bisa sedikit berbahasa Mandarin sehingga keduanya tetap mampu berkomunikasi. Setelah Kedua nya saling mengenal cukup lama dan saling menyukai satu sama lain nya akhir nya Pasangan beda suku bangsa ini akhirnya menikah di rumah Cai di Pedesaan Henan.

Setelah menikah, pasangan tersebut memutuskan berhenti dari pekerjaan mereka di Guangzhou dan pindah ke Zhenzhou. di kota Zhenzhou Tiffany mendapat pekerjaan sebagai guru bahasa Inggris di sebuah universitas lokal sementara suaminya membantu keluarganya bertani. Pasangan tersebut hidup bersama dengan penuh kebahagiaan karena mereka belajar memahami karakter masing-masing.

Tak hanya Tiffany yang bertemu dengan keluarga Cai. Cai pun juga terbang ke Amerika Serikat untuk mengenal lebih dekat keluarga Tiffany. Ibu dan ayah Tiffany sendiri mengatakan mereka mendukung keputusan putrinya. Bahkan keduanya menaruh minat dengan kebudayaan China.


Pasangan tersebut kini sudah di karuniai seorang putri berusia enam tahun. foto putri mereka yang imut dan menggemaskan di unggah ke Media sosial mendapat banyak tanggapan dari dunia maya.Pernikahan beda suku dan budaya tersebut sering terjadi di China.di bulan Maret lalu banyak komentar di media sosial yang heboh membahas pernikahan beda suku dan budaya tersebut terhadap wanita berasal dari Tajikistan yang menikah dengan pria China. Pasangan itu kini tinggal di Provinsi Shaanxi..

Senin, 10 April 2017

Akun Istri Pesepakbola Rusia Diretas, Hacker Minta Tebusan Foto Telanjang Pemilik Akun


Istri Seorang pemain sepakbola Rusia terus di ancam untuk mengirim foto-foto telanjang nya kepada Hacker yang sudah meretas Akun dan semua data-data diri wanita tersebut.

Istri Pemain Sepak bola tersebut bernama Alana Mamaeva.karena ancaman yang di berikan Hacker sang istri dari gelandang FC Krasnodar, Pavel Mamaeva, mengalami stres berat akibat peristiwa tersebut.

Foto-foto yang berhasil diretas memperlihatkan ibu dari dua anak itu berdiri di depan cermin tanpa sehelai pun benang, dengan hanya menutup bagian intimnya dengan tangan. Hacker tersebut juga mengklaim bahwa mereka masih memiliki banyak lagi foto-foto intim dari Alana–dan bukti bahwa dia pernah bekerja sebagai escort girl.

Hacker tersebut merilis sebagian foto-foto tersebut demi menaikkan imbalan yang di minta hacker kepada Mamaeva.kemudian suami Mamaeva  menginformaikan kepada seluruh teman-teman nya dan seluruh publik media sosial bahwa akun istrinya di Retas oleh Hacker yang tidak di ketahui, mungkin akan banyak informasi mengenai istri nya di harapkan bagi yang menerima dan membaca informasi tidak percaya akan hal tersebut.karena Akun istri nya sudah di Retas oleh Hacker yang memberikan Ancaman untuk beritakan isu isu gosip yang memalukan istri nya.

Hal Tersebut juga sudah di Lapor kan suami Mamaeva kepada pihak berwajib untuk menangani hal pencemaran nama istri nya yang di lakukan Hacker cyber. Kemudian Otoritas Rusia kini telah berupaya menginvestigasikan kasus tersebut guna mencari pelaku Hacker.

Pasangan Mamaeva menikah pada 2013 lalu dan sudah dikaruniai dua anak, seorang bernama Alexey dan putri yang diberi nama Alice.Pemain internasional Rusia ini pernah menjadi headline setelah menghabiskan uang sejumlah £213.000 (± Rp 3,5 miliar) di sebuah klub malam di Monte Carlo, usai Rusia tersingkir dari Euro 2016. Mamaeva dan rekan setimnya, Aleksandar Kokorin menghabiskan malam dengan minum-minuman keras di Twiga.

Minggu, 09 April 2017

Berburu Gadis Amoy Di Jakarta


Masyarakat selama ini hanya bermimpi jajanan amoy, lantaran tarifnya mahal, kini tak perlu khawatir. Pasalnya pelacuran dengan komoditi wanita mata sipit. ternyata sekarang mudah di dapat di kota Besar Jakarta.

Jakarta adalah barometer jajanan seks. Apapun ada di kota yang menjadi mimpi kebanyakan orang kampung ini. Tak kurang dari panti pijat, diskotik hingga kafe makin terangan-terangan menyajikan menu seks sebagai daya tarik pengunjung.

Wanita-wanita cantik, muda dan menggairahkan makin menambah suasana segar. Tidak hanya wanita pribumi sebagai komoditi yang menjual dan memang dijual. Para pengusaha yang main di bisnis lendir tersebut meramu dengan merekrut wanita-wanita keturunan cina --untuk selanjutnya disebut amoy-- yang tentunya memiliki pasar tersendiri.

Anggapan sebagaian orang bahwa ‘kencan’ dengan amoy bisa mendatangkan rejeki masih dianggap mujarab. Entah apa alasannya, atau memang pangsa pasarnya lebih menjual, keberadaan prostitusi wanita bermata sipit makin menggeliat.

Beberapa tempat hiburan malah terangan-terangan menyajikan amoy sebagai menu utama. Bahkan sebuah restoran di bilangan Jakarta Barat, yang dilengkapi dengan karaoke, dan keberadaannya langsung menembus ke sebuah hotel malah mendatangkan cungkok (wanita cina asli dari daratan-red).

Tentu misinya tak jauh dari rupiah. Hebatnya, dari kalangan amoy sendiri mulai ngerti daya jual yang dimiliki. Hingga dengan mudah, jual beli amoy bisa ditemui dibeberapa titik di belantara Jakarta. Bahkan keberadaannya makin menggila, dengan hadirnya amoy-amoy eceran yang menjajakan tubuhnya di pinggir jalan.Suasana sepanjang Jalan Batu Ceper Jakarta Pusat, yang menembus perempatan Hayam Wuruk dan Gajah Mada, Sabtu malam (20/09) nampak bergeliat. Lalau lalang mobil-mobil nampak meriah menyusuri malam dan makin menambah suasana hidup.

Tiga ratus meter dari sebuah ‘kedai’ siap saji asal negara Paman Sam alias dijajaran bangunan yang rata-rata menyerupai bentuk ruko, bertengger bangunan empat lantai, bernama FC. Sebuah papan nama warna kuning berukuruan sekitar 2x3 meter, bertuliskan menu-menu yang tersaji di FC, membentang di ujung tembok yang membatasi lokasi bangunan tersebut dengan bangunan sebelahnya. 

Mobil-mobil nampak terparkir berserakan didepan bangunan ini, yang belakangan diketahui sebagai ladangnya masyarakat Jakarta berburu wanita Tionghoa. Halaman yang tersedia memang tidak terlalu luas, hanya mampu menampung sekitar 10 mobil. Selebihnya memanfaatkan jalan raya atau halaman gedung yang berada di sekitar lokasi FC untuk lahan parkir.

Melihat keberadaan bangunan nya,situasi ruangan di dalamnya, hingga jenis-jenis mobil yang terparkir, bisa ditebak bahwa restoran cepat saji itu banyak dikunjungi kalangan menengah keatas.

Dari balik bangunan empat lantai tersebut beragam kebutuhan kenikmatan ditawarkan. Kafe, diskotik, bilyard, dan karaoke. Mungkin itu hanya perantaranya. Sementara ‘ujung tombak’nya terletak pada para wanita penghibur yang bisa diajak kencan seks. 

Rata-rata ‘selimut hidup’ yang meramaikan bursa malam di FC, hampir seluruhnya didominasi trah mata sipit. Mungkin hanya segelintir wanita pribumi, itupun sebatas para pekerja, mulai dari waiter, waiters, hingga security. Tak perlu heran jika kemudian FC tersebut dikenal sebagai basisnya jajanan amoy.

Di tempat itu pengunjung benar-benar dimanjakan. Mulai masuk dari pintu utama, petugas yang mengenakan jas berwarna hitam akan menyambut dengan membukakan pintu kaca yang tingginya hampir tiga kali ukuran tinggi orang Asia. Dengan senyum ramah, mereka akan mempersilahkan pengunjung untuk memilih menu yang ditawarkan.

Persis didepan pintu utama, beberapa petugas receptionis, terdiri wanita cantik akan memandu pengunjung menemukan tempat-tempat yang hendak dituju. Di receptionis ini pula cover charge harus dibayar apabila pengunjung ingin menikmati hentakan musik disco yang terletak di lantai dua.

Sementara jika mau berkaraoke, letaknya berada di lantai satu alias di samping meja receptionis. Lantaran didisain untuk kelas menengah keatas, tarif yang dipatok untuk buking room lumayan mahal. Namun tarif itu bukan merupakan cover charge room, tapi hanya untuk minimal order.

Ada beberapa VIP Room ditawarkan. Sepertinya keberadaannya lebih diperuntukkan untuk kebutuhan pemuas syahwat. Tengok 19 buah VIP room yang tersedia. Mungkin harga r
oom termurah alias yang bertarif Rp 100 ribu/ tiga jam tak seberapa. 

Sebab di sana tersedia VIP room seharga Rp. 750 ribu/tiga jam. Di dalam VIP room yang berukuran sekitar 6 x 8 meter tersebut, tersedia fasilitas ruang karaoke, kamar mandi dan tempat tidur yang letaknya terpisah dengan ruang karaoke. Di tempat itulah para tamu yang mau langsung ‘ngejos’ bebas melakukannya.

Tarif yang dipatok untuk bisa buking amoy cuma Rp. 35 ribu perjam, peminat harus membuking minimal tujuh jam. Namun harga tersebut hanya untuk teman berkaraoke. Layanan selebihnya, tergantung kesepakatan. Kabarnya para amoy yang ‘beredar’ di FC sepakat mematok tarif Rp. 500 ribu untuk short time alias sekali ‘naik’. Hal itu hanya berlaku untuk ‘ngebor’ ditempat.

Bila menghendaki buking diluar, tarifnya tentu lain. Eva (20), misalnya. Kepada Exo yang mencoba membukingnya, wanita kelahiran Mangga Mesar, Jakarta Pusat ini awalnya menolak. Namun setelah ngobrol banyak dan menuturkan seringnya datang ke tempat tersebut, Eva buka mulut juga.

Untuk kencan di dalam room, ia biasa mematok tarif Rp. 500 ribu untuk short time. Sementara bila BL (buking luar-red), dia memasang tarif Rp. 1 juta untuk short time alias pertiga jam. Menurutnya itu harga standar rata-rata amoy di FC. 

Bagi pengunjung yang ingin memburu amoy sambil beromantis ria terlebih dulu, ditawarkan kafe dilantai dua. Sama seperti halnya areal karaoke, selain dihibur dengan sajian musik-musik nostalgia hingga dangdut ria, para amoy pun turut membanjiri kafe tersebut. Mereka memiliki sistem management yang sama dan tarif serupa. Hanya saja kafe tersebut mulai buka sejak siang hari hingga malam hari. 

Sementara untuk Jumat malam dan Sabtu malam, diatas pukul 21.00, kafe tersebut berubah menjadi diskotik. Meski demikian, ujungnya tetap sama, yakni menu amoy yang tersedia sebagai ‘penyejuk’ pengunjung, untuk kemudian ranjang goyang yang menjadi akhir petualangan.


Tak kalah menarik adalah komunitas cungkok yang mangkal di NY Karaoke, Jalan Hayam Wuruk, Jakarta Barat yang sengaja hadir untuk kalangan eksekutif alias khusus papan atas yang notabene berkocek tebal.

Tak kurang dari 20 room karaoke tersaji. Untuk menambah semarak, amoy-amoy dikoleksi pihak managemen karaoke itu. Di sana juga menyediakan para cungkok yang bisa langsung dibuking ke atas ranjang.

Menyoal tarif, tentu saja diatas harga amoy lokal, atau berkisar paling murah Rp. 3 juta untuk short time dan Rp. 8 juta untuk long time. “Hanya kalangan tertentu yang bisa menikmati cungkok tersebut. Ini aturan yang ditetapkan,” ujar sumber Exo.

Hal itu tentu beralasan, sebab komoditi cungkok memang termasuk langka. Sebab mereka sengaja didatangkan dari negaranya untuk ‘dijual’ di Indonesia. Dengan demikian, proses perekrutannya jelas serba ‘gelap’ alias tidak lewat jalur resmi. Kalaupaun ada yang menempuh jalur resmi, kedatangan para cungkok ini dengan dalih melancong sebagai turis.

Yang patut dicermati, cungkok di Karaoke NY bukan ‘jajanan’ untuk teman karaoke. Bahkan cara ‘menyimpan’nya tak seperti amoy-amoy yang tersedia di ‘aquarium’, yang menjadi koleksi tetap Karaoke NY.

Selain di Restoran J, basis amoy-amoy bisa didapati di Diskotik M, yang berada di lantai tujuh Pusat Perbelanjaan ternama di kawasan Gaja Mada dan Di Diskotik G, yang satu lokasi dengan Hotel O, Kalibesar, Jakarta Barat, dan diskotik M, di Jalan Mangga Besar, Jakarta Barat 

Berbeda dengan di FC atau Restoran J, yang lebih erorganisir. Di kedua diskotik tersebut para amoy lebih liar, dimana ia akan memburu ‘kliennya’ sendiri-sendiri. Namun demikian, ada beberapa diantaranya yang menjadi anak asuh binaan seorang germo.

Untuk tarif yang dipatok bervariasi, tetap dengan harga sesuai kesepakatan. Umumnya mereka memasang tarif mulai Rp. 300- Rp. 1 juta untuk short time alias per tiga jam. Sementara modus perburuannya, jelas berbeda dengan di FC, dimana telah diatur seorang mami dan ditempatkan di show room. Amoy-amoy di kedua diskotik tersebut meluber dan berbaur dengan pengunjung, untuk kemudian memilih calon mangsa yang hendak digaetnya.

Diluar itu, ‘jual’ jajanan amoy dapat kita temui hampir di setiap diskotik di kawasan kota, club panti pijat di kawasan Pangeran Jayakarta dan Hayam Wuruk, namun kapasitasnya lebih kecil alias tidak menjadikannya pusat hiburan malam itu sebagai basisnya.

AMOY ECERAN --Untuk perburuan amoy dengan tarif ‘miring’, bisa didapatkan di lintas Hayam Wuruk, persisnya disekitar perempatan Harmoni, Jakarta Pusat. Memang, sepanjang Hayam Wuruk dihuni pelacur berbagai macam dan layanan.

Barangkali yang mencolok adalah batas wilayah mereka. Di pertigaan Gajah Mada yang menembus arah Jalan Batu Ceper didominasi wanita malam yang lebih senior. Umumnya mereka adalah wanita pribumi yang datang dari berbagai daerah.

Sementara dari pertigaan tersebut ke arah timur alias menuju arah Harmoni ‘dikuasai’ wanita penjaja cinta ‘junior’ yang didominasi wanita-wanita bermata sipit. Lantaran keberadaannya masih satu jalur, baik bagi pelacur pribumi maupun amoy yang menjual ‘paket eceran’, sepakat mematok tarif sama. Meskipun faktanya, para amoy-amoy tersebut terlihat lebih cantik, muda dan memiliki nilai lebih lantaran kulitnya putih bersih.

Belum lagi, dalam keremangan malam yang hanya diterangi lampu jalanan, tubuh-tubuh yang terbalut baju seksi dan kadang mempertontonkan bagian-bagian tertentu ini, memiliki daya tarik tersendiri bagi orang yang melintas.

Untuk dapat mencicipi amoy eceran ini berkisar antara Rp. 200 - 300 ribu per tiga jam. Dengan ketentuan, bila waktu buking melebihi jam yang ditentukan, mereka akan mengenakan bayaran yang diterapkan sesuai harga buking di awal.

Yang patut dicatat, mereka buklanlah cungkok, meskipun kadang sulit membedakannya. Tak jarang amoy pinggir jalan ini fasih banget berbahasa Cina. Apalagi jika mangsanya juga orang Cina. Dengan pengelabuan seperti itu, praktis mampu mendongkark nilai transaksi yang dipatok.

Rata-rata amoy itu tinggal tak jauh dari kawasan Pecinan - Glodok Jakarta Barat atau Mangga Besar dan sekitarnya. Lantaran berasal dari keluarga kere, namun memiliki wajah lumayan cantik dan terdorong kebutuhan yang tak mungkin ditutup hanya dengan bekerja lurus, yang dijalani adalah mengobral kepuasan.

Lantas, kenapa memilih jalan raya sebagai arenja jual tubuh?. Jangan salah. Bagi mereka, menjajakan tubuh dipinggir jalan lebih banyak mengeruk rupiah ketimbang mangkal di diskotik, panti pijat atau di sarang-sarang wanita panggilan.


Apalagi, dipinggir jalan mereka bisa langsung menyeleksi hidung belang yang akan ‘membeli’ tubuh mereka. Selebihnya, pangusaha pasar di jalanan lebih terbuka ketimbang beroperasi di diskotik yang umumnya lebih banyak para pemabuk maupun ‘tripper’, yang belum tentu mau membukingnya.

Dengan kata lain, prosentasi orang yang akan menikmati tubuhnya, bagi rata-rata amoy yang ditemui Exo mengaku bahwa di jalanan mereka memang sengaja ingin merasakan kepuasan bersetubuh dengan orang mata sipit, yang selama ini konotasinya sulit didapat. Maka tak perlu heran jika konsumen terbesar dari penikmat tubuh amoy eceran adalah pria pribumi.

Umumnya amoy-amoy eceran ini beroperasi mulai pukul sepuluh malam, atau saat jalanan sudah mulai sepi. Mereka mejeng dipinggir jalan, seolah-olah sedang menunggu angkutan umum. Yang gampang untuk mendeteksinya, selain berlama-lama berdiri ditempat yang menjadi ‘wilayah operasi’nya, amoy-amoy tersebut selalu akan merespon pengendara yang memperlambat laju kendaraannya.

Selanjutnya, bila pengendara berhenti, spontanitas mereka akan menghampiri sasaran. Bagi amoy yang tahu betul bahwa mangsanya memang sedang butuh ‘selimut’, transaksi pun langsung dijalani. Namun bagi mereka yang menangkap mangsanya masih ‘bau kencur’ dan telah hafal keberadaannya, dalih yang dipasang adalah hendak pulang. “Sorry gue mau pulang nih,” tangkis mereka.

Bila ada tawaran antar pulang, tentu saja mereka memilih menolaknya. Baru jurus baru dipasang, yakni mengajaknya bermalam saja. Bila sudah demikian, tarifnya bisa melambung. Ini yang patut dicermati. Dan bersiaplah berhati-hati, jika menemukan amoy semacam ini. Sebab justru yang bermain sandiwara inilah yang merupakan jaringan sindikat yang tertata rapi.

BAYAR DIMUKA -- Baik amoy yang mangkal di diskotik, FC atau emper jalanan biasanya memanfaatkan seorang bodyguard yang siap melindungi aktivitas mereka. Khusus amoy yang menjajakan diri di pinggir jalan, memanfaatkan bodyguard tak layaknya bodyguard kebanyakan, alias lebih banyak berfungsi sebagai pelindung saat razia sekaligus sebagai ‘tukang ojek’ saat ada tamu yang membuking.

Yang jelas, para bodyguard ini selalau berada tak jauh dari mereka. Biasanya, hanya dengan kode jari telunjuk ke arah konsumen, para bodyguard ini sudah tahu maknanya. Artinya kode tersebut diberikan bahwa tamu yang membukingnya dalam posisi aman.

Meski demikian bukan berarti sang bodyguard akan melepas begitu saja anak asuhnya. Tahap yang dijalani, pembayaran tetap dilakukan ditempat. Yakni kepada bodyguard yang bersangkutan, apabila amoy tersebut tidak terkordinir seorang mami.

Selanjutnya kode telunjuk tadi mengacu pada kode bahwa sang bodyguard akan mengikuti kemana mobil tersebut melaju. Jika sudah ketahuan hotel yang dituju, dalam waktu kurang lebih satu jam para bodyguard tersebut akan menyusul ke kamar tersebut.

Lantas, bagaimana bisa tahu amoy tersebut ada di kamar berapa? Bukan perkara sulit. Kecanggihan tehnologi telah membawa para amoy eceran menggunakan fasilitas SMS dari ponselnya. Dengan demikian, mereka yang membuking amoy tidak akan bisa berlama-lama. Kecuali jika SMS tersebut tidak datang, berarti tidak ada masalah dengan tamu yang membukingnya.

Mungkin dengan alasan tertentu sehingga amoy tidak minta dijemput. Entah lantaran konsumennya mau memberikan tips lebih, atau bahkan ada faktor enjoy, suka sama suka atau faktor lain yang membuat amoy-amoy tersebut kerasaan bersama yang membukingnya.

Berbeda dengan para pelacur yang bisa dibeli di tempat hiburan atau di lokalisasi yang terbiasa menerapkan pakai dulu baru bayar. Di kawasan tersebut berlaku aturan sebaliknya, yakni bayar dulu baru pakai.

Bagi mereka yang menggunakan jasa seorang bodyguard, proses transaksi dan pembayaran lewat bodyguard tersebut. Namun di lahan ini ternyata telah terbentuk semacam jaringan mafia, dengan memanfaatkan seorang germo yang akan bertugas sebagai kasir.

Umumnya satu germo memiliki anak asuh antara 3-5 orang pelacur. Germo-germo tersebut selalu mendampingi amoy mejeng. Agar tak kelihatan, umumnya mereka berada di warung-warung tak jauh dari anak buanya mejeng. Alasannya demi keamanan. Sebab tak sedikit para amoy tersebut menjadi korban penipuan.

“Terserah, mau bayar dimuka atau tidak. Kalau mau tarnsaksi jalan. Sebaliknya jika ngotot bayar di hotel jangan harap bawa anak buah saya,” tutur Mami Vony (38) --nama samaran--, germo yang mengaku telah menggeluti bisnis tersebut sejak lima tahun silam.

Mami Vony sendiri memiliki perhatian lebih pada kelima anak asuhnya. Selain selalu memantau kinerja mereka. Dia juga ‘merumahkan’ amoy-amoy tersebut. Tentu saja, ada keuntungan yang dapat dipetik dengan modus seperti itu.

“Selain mudah memantau, saya juga punya wilayah lain selain di pinggir jalan. Ada dua tempat yang menjadi rekanan bisnis saya. Satu di Hotel PP (Jalan Hayam Wuruk, Jakarta Pusat) dan satu di W 63 (Jalan Gajah Mada, Jakarta Pusat). Dari kedua hotel tersebut anak buah saya bisa cari tambahan,” tuturnya.

Mami Vony menerapkan strategi bahwa untuk waktu buking, ia memprioritaskan malam hari. Namun bila siang hari, ‘orang-orang’ yang ditanam di kedua hotel tersebut yang bergerak. Selanjutnya transaksi terjadi via handphone. Bila harga cocok, Mami Vony tinggal ‘menerbangkan’ beberapa anak buahnya ke hotel yang dimaksud.


Sebaliknya. Bila order datang malam hari, dan datangnya dari hotel tersebut, sama modusnya yang dilakukan pada siang hari. Bersama anak asuhnya, Mami Vony akan mengantar pesanan tersebut ke hotel. Selebihnya, bila transaksi cocok, anak asuh yang tak dikehendaki akan dikembalikan di kawasan mejeng semula. Untuk dapat menemui germo ini cukup gampang. Sebab tiap malam ia selalu kongkow di warung kopi samping halte tak jauh dari PT. Indorent, Jalan Hayam Wuruk, Jakarta Pusat.

Memang, memanfaatkan jasa esek-esek lewat mami lebih terjamin ketimbang membidik langsung amoy liar yang mengecer tubuhnya sendirian. Pasalnya, selain kadang-kadang menemukan amoy yang nakal alias suka mengutil uang dan garang berharga milik pelanggan, di kawasan tersebut banyak amoy palsu alias bencong. Siapa suruh berburu amoy eceran?

Sabtu, 08 April 2017

Jutaan Kepiting ini Melakukan Migrasi Saat Musim Penghujan


Keunikan yang Terjadi di Negara Australia adalah Banyak nya hewan Flora dan Fauna,salah satu pulau kecil di Benua Australia tepat nya di Pulau Natal yang letak nya di perkirakan 2.600 km dari barat laut kota perth.di pulau tersebut memiliki banyak hewan endemik seperti kepiting merah.

Hal yang menarik di pulau ini adalah saat proses migrasi nya jutaan kepiting merah setiap tahun nya.karena pada saat itu juga adalah musim kawin para kepiting merah dan mereka  akan segera bermigrasi dari hutan ke daerah pantai.pada saat proses migrasi tersebut banyak wisatawan berdatangan setiap tahun nya ke daerah tersebut untuk melihat jutaan kepiting merah yang sedang bermigrasi.

Saat  musing penghujan, biasanya Oktober sampai November, lebih dari 50 juta kepiting akan memulai perjalanan mereka ke daerah pantai yang dipimpin oleh kepiting jantan. Perjalanan akan memakan waktu 5-7 hari tersebut dipersulit oleh curah hujan yang tinggi serta angin yang cukup kencang.


Saat jutaan kepiting sampai di pantai maka para kepiting betina akan bertelur di dalam sebuah liang kecil yang di buat nya dan para induk kepiting akan menunggu telur-telur nya menetas.penetasan telur tersebut membutuhkan waktu hingga 1 bulan agar bisa menjadi anak-anak kepiting kecil berukuran lima milimeter.setelah semua telur kepiting menetas maka kepiting tersebut akan kembali ke hutan melalui jalur yang sama.


Perlindungan terhadap kepiting telah ditingkatkan beberapa tahun terakhir setelah banyaknya insiden yang melanda mereka selama masa migrasi. Banyak kepiting yang ditemukan hancur terlindas kendaraan yang melewati jalur migrasi kepiting-kepiting itu. Pemerintah lokal juga membangun sejumlah terowongan serta jembatan khusus kepiting agar mereka bisa lebih aman bermigrasi.

Para wisatawan bisa dengan leluasa melihat segerombolan kepiting berwarna merah keunguan sepanjang beberapa kilometer. Sebuah pemandangan yang menakjubkan. Tidak jarang sejumlah wisatawan mengikuti rute migrasi sambil berlari di sisi mereka.


Jumat, 07 April 2017

Pria Jepang Tak Sengaja Menemukan Uang Rp 5,1 Miliar di Tempat Pembuangan Sampah


Seorang Pria asal Jepang tak sengaja menemukan "Harta Karun" berupa uang sebesar 42,5 juta yen di sebuah tempat pembuangan sampah atau senilai dengan 5,1 Miliar. Pria Berusia 63 tahun yang bekerja sebagai petugas fasilitas pembuangan sampah di Numata tak menyangka akan menemukan Uang sebanyak itu di Tempat Sampah.

Lebih Hebat nya Pria tersebut Menyerahkan Uang temuan nya itu ke pihak polisi, Tindakan tersebut membuktikan Reputasi kejujuran bangsa negri Sakura. Kemudian dari pihak kepolisian mengatakan laporan temuan uang itu sebagai kasus properti hilang milik seseorang dan Aparat kepolisian akan menghubungi setiap orang yang di duga pemilik dana tersebut, mereka juga menolak memberikan informasi tambahan untuk menghindari klaim palsu dari pihak yang tidak bertangung jawab.


Insiden serupa juga sempat terjadi pada tahun 2012. Uang sebanyak 10 juta yen berbentuk cek sebanyak 2.300 lembar ditemukan di sebuah fasilitas pembuangan sampah di Hiroshima. Seluruh lembaran cek tersebut ditemukan terselip dalam sebuah furnitur rumah tangga yang terlupakan oleh pemiliknya.

Sementara pada tahun 2011, staf fasilitas pembuangan sampah di Prefektur Gifu menemukan 6,85 juta berbentuk deposito dan koin yang dengan sengaja dirobek dan dihancurkan.

Berdasarkan hukum yang berlaku di Jepang, si penemu akan mendapatkan upah sebesar 5 hingga 20 persen dari uang hasil temuannya apabila pemilik yang sah telah mengklaim. Jika dalam tiga bulan tidak ada pihak yang mengklaim sebagai pemilik yang sah, maka, uang itu jadi milik yang menemukan.

Ibu Kandung Paksa Anak Gadis 12 Tahun untuk Bercinta dengan Suami nya Demi Memiliki Bayi


Kisah Seorang Gadis 12 tahun asal Warwickshire  Inggris, yang di paksa ibu kandung nya untuk bercinta dengan ayah Tiri nya agar mereka dapat memiliki Bayi dari hasil hubungan ayah tiri dan anak gadis nya sendiri.


Akibat nya Sang Gadis 12 tahun itu Hamil karena di perkosa berulang kali oleh sang ayah tiri dan peristiwa yang di alami gadis itu di setujui sang ibu kandung agar memperoleh bayi dari hubungan ayah tiri dengan sang anak kandung nya.Karena Gadis tersebut sengaja di jadikan sebagai ibu penganti oleh ibu kandung nya.

Anak Gadis 12 tahun itu kemudian Hamil dan melahirkan Bayi di usia muda nya dan kini mendapat perawatan di sebuah rumah sakit di inggris.kasus tersebut akhirnya diketahui kepolisian setempat dan Ayah tiri yang telah menjadi tersangka itu dijatuhi 18 tahun bui di Warwick Crown Court, Inggris, setelah mengakui dua tuduhan perkosaan.Sementara ibunya yang kini berusia 30 tahun dijatuhi hukuman selama enam tahun setelah mengaku bersalah terlibat dalam konspirasi untuk memperkosa dan kekejaman anak.

Hakim Andrew Lockhart QC mengatakan: "Seharusnya anak menjadi tanggung jawab Orangtua mereka untuk menjaga dan dipenuhi cinta serta kebaikan. Tapi apa yang dilakukan pasangan itu sangat jahat. Dia masih belia dan tentunya akan merusak masa depannya."Kemudian  jaksa Steven Bailey menambahkan, "Gadis itu di paksa ibunya agar dirinya bisa di hamili oleh suaminya, dengan maksud agar sang gadis menjadi ibu pengganti." sehingga sang Ayah tiri Leluasa memperkosa nya karena Ibu kandung sang Gadis menyetujui hubungan itu.